Merapi, Krakatau Steel, dan Microchip

November 10, 2010

dua hari ini akan ada workshop dari taskforce di Risti.. tapi sebelumnya pengin ngeblog dulu..setelah kemarin pikiran rasanya kacau balau… Bahkan pembunuh profesional pun adalah mangsa yang empuk ketika emosinya tidak stabil seperti gunung merapi :))… tapi hari ini mencoba memulai Pagi yang indah ditemani sebuah Chip LS7400 gerbang NAND. jika anda tahu caranya, kita bisa membuat semua gerbang yang lain maupun rangkaian kompleks seperti mikroprosesor dari hanya gerbang NAND saja..err..ya mungkin ditambah beberapa komponen sederhana.

Gorengan :)

Gorengan🙂


Semakin aku pandangi..semakin terpikir bahwa teknologi Chip se-sederhana ini pun, Indonesia tidak bisa membuatnya. Diskusi dengan teman di Batam tentang adanya perusahaan yang memproduksi komponen elco di sana. uniknya perusahaan tersebut adalah perusahaan milik orang jepang. begitu pula di korea, yang disana memproduksi peralatan elektronik yang bahannya tidak ada di korea? lantas dari mana bahan mentahnya? tentu saja dari negara dengan SDA melimpah seperti indonesia. kita eksport minyak mentah, besi, sawit, karet, dan lain-lain. lalu membelinya dengan harga yang lebih mahal… pertanyaannya … apakah kita tidak bisa mengolah bahan tersebut sendiri? harusnya bisa, toh pabrik komponen itu ada di batam yang merupakan daerah indonesia..pertanyaan kedua, apakah dari penduduk indonesia tidak ada yang bisa dan punya keahlian dibidang industri menengah? saya rasa banyak. Namun teknologi pembuatannya adalah sangat mahal, dan kalaupun indonesia berhasil membuatnya , maka pasti kalah dengan “merek” dengan produksi Jepang atau amerika, seprti yang terjadi di PT INTI. Bukannya kita tidak bisa memproduksi, namun kita terlalu konsumtif dan “tidak sabar” dengan teknologi. disinilah saya tidak sukanya dengan ekonomi liberal berkedok ekonomi pancasila.

Sebenarnya bukan salah freeport mengeksploitasi emas dan uranium…tapi salah Indonesia yang tidak bisa mengolah. Minyak mentah indonesia mempunyai kualitas yang sangat tinggi dan jika dijual di dalam negeri tidak ada akan mampu membeli akhirnya kita mengekspor minyak karena akan dibeli oleh asing dengan harga yang tinggi dan kita membeli minyak kualitas rendah dari negara asing dengan harga yang lebih murah..aneh kan? tapi masuk akal.

PT Krakatau Steel

setelah adanya isu penjualan saham PTKS dengan harga yang murah, maka indonesia telah kehilangan salah satu industri menengah. walaupun PTKS sendiri selama ini hanya memproduksi bahan semi jadi, tapi setidaknya PT KS dengan kerja sama dengan perusahaan Industri Akhir seperti PTDI dan Pindad namun tidak pernah ada isu-isu seperti ini, akan menghasilkan kemandirian teknologi indonesia. Entah pemimpin negeri ini tidak sadar atau memang tidak tahu caranya.

Masih ingat kita bagaimana Laksmi Mittal menjadi Milyarder pesaing bill Gates.. dia mempunyai basis yang kuat di bidang industri Logam. Apakah tidak ada orang Indonesia yang bisa sehebat Laksmi? setidaknya, PTKS sahamnya tidak dijual ke Asing dan dibatasi pada Investor pribumi.. semoga investor ini ada yang berjiwa Inovatif. dan menyusul negara penghasil teknologi yang advanced.

sebagai mantan aktivis yang begerak dibidang IT terkadang heran melihat seorang di System Administrator yang bangga memamerkan hardware yang baru saja dibelinya dan dibenchmark dengan existing hardware. Bagiku, dia harus punya kebanggaan jika dia memang bisa membuat hardware itu sendiri bukan dengan membeli dan pamer .. yah ..tapi tiap orang punya cara pikir sendiri. ketika orang sudah bisa C, muncul java, setelah itu muncul android dll… seakan2 negara ini..umat ini tidak punya daya untuk mengejar kemampuan tersebut..sampai saat ini aku berpikir, untuk mengejarnya kita harus mulai dari manufaktur hardware…karena software bisa didekati dan menyesuaikan dengan kemampuan hardware…sehingga suatu hari nanti muncul platform milik kita sendiri…

yah, kapan2 aku lanjutkan tentang pengembangan Industri di Indonesia.. eits saatnya kerja dan mulai jadi botak ..arrrghh

2 Responses to “Merapi, Krakatau Steel, dan Microchip”

  1. Nina Says:

    Beli lah bos saham KS. 1500lot 600an jeti.😀

  2. hilalnuha Says:

    ya, nanti aku mau beli pulau jawa dulu .. habis itu beli PTKS..tenang saham PTKS sementara waktu cuma dijual sesama ke WNI


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: